Konsep-konsep dan Mekanisme Evolusi

by -38 views
Konsep-konsep dan Mekanisme Evolusi
Sumber: medicalxpress.com

Konsep-konsep yang Berkaitan Dengan Evolusi

  1. Spesies adalah kelompok mahkluk hidup yang dapat melakukan perkawinan dan menghasilkan keturunan fertil.
  2. Spesiasi adalah pembentukan spesies baru. Spesiasi dibedakan menjadi anagenesis dan kladogenesis.
  3. Anagenesis adalah terbentuknya satu spesies baru dari satu populasi tunggal.
  4. Kladogenesis adalah terbentuknya dua atau lebih spesies baru dari spesies asalnya.
  5. Penyesuaian makhluk hidup terhadap lingkungannya disebut adaptasi. Adaptasi meliputi adaptasi stuktur, fisiologi, sistem sensori, tingkah laku, reproduksi, organisasi sosial, dan koevolusi.
  6. Radiasi adaptif adalah penyebaran satu spesies ke suatu lingkungan, kemudian spesies itu beradaptasi terhadap lingkungannya yang baru sehingga muncul spesies baru. Contohnya di Galapagos ada 14 spesies burung finch.
  7. Evolusi divergen adalah evolusi dari satu spesies menghasilkan banyak spesies baru. Jika berbagai organisme hidup pada lingkungan yang sama, organ tubuh mereka akan berkembang untuk fungsi yang sama, peristiwa ini disebut evolusi korvergen.

Evolusi divergen

Mekanisme Evolusi

  1. Mutasi gen adalah perubahan stuktur kimia DNA sehingga menyebabkan terjadinya perubahan sifat yang diwariskan.
  2. Angka laju mutasi adalah banyaknya gen yang bermutasi dari seluruh gamet yang dihasilkan oleh individu dalam suatu spesies.
  3. Frekuensi gen adalah perbandingan antara satu gen atau genotipe dengan gen atau genotipe yang lain di dalam satu populasi.
  4. Menurut Hardy-Weinberg, jika p adalah frekuensi alel dominan (A) dan q adalah frekuensi alel resesif (a), untuk mengetahui frekuensi gen dalam populasi digunakan rumus aljabar sebagai berikut.

p2 + 2pq +q2 =1

          Dimana :

          p2 = frekuensi genotipe AA

         2pq = frekuensi genotipe aa

         q2 = frekuensi genotif Aa

          1 = semua individu dalam populasi

  1. Hukum Hardy-Weinberg berlaku dengan syarat : (a) Pada kondisi tidak terjadi mutasi, (b) Populasi terisolasi sehingga tidak ada aliran gen yang keluar masuk populasi, (c) Tidak terjadi seleksi alam, (d) Populasi sangat besar, dan (e) Terjadi perkawinan acak.
  2. Menurut Hukum Hardy-Weinberg, kesetimbangan frekuensi genotipe AA, Aa, aa dan perbandingan gen A dan a dari generasi ke generasi selalu tetap dengan syarat: (a) AA, Aa, dan aa mempunyai viabilitas dengan fertilitas yang sama, (b) Perkawinan antara genotipe yang satu dengan yang lainnya berlangsung secara acak, (c) Kemungkinan terjadinya mutasi dari A ke a dan sebaliknya sama besar, (d) Jumlah individu anggota populasi besar, dan (e) Tidak terjadi migrasi,
  3. Perubahan frekuensi den disebabkan oleh faktor mutasi, seleksi alam, emigrasi dan imigrasi, rekombinasi dan seleksi, genetic drift, dan meiotic drive.
  4. Genetic drift adalah fluktuasi gen secara acak di suatu tempat.
  5. Meiotic drive merupakan gangguan yang terjadi pada saat meiosis.
  6. Spesiasi dapat terjadi karena adanya isolasi geografi, domestikasi, poliploidi, dan isolasi reproduksi yang dibedakan menjadi isolasi ekogegrafi, isolasi habitat, isolasi musim, isolasi perilaku, isolasi mekanis, isolasi gamet, isolasi perkembangan, hibrid tidak mampu bertahan hidup, hibrid steril, dan eliminasi hibrid karena seleksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *